Di kampus ini mahasiswa diajak untuk mengembangkan perusahaan startup

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dengan perkembangan era digital dan Industri 4.0, semakin banyak anak muda yang tertarik dengan perkembangan perusahaan rintisan.

Oleh karena itu, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) banyak menarik perhatian- “Melalui BSI Entrepreneurship Center (BSC), UBSI mendorong mahasiswanya untuk memulai dan mengembangkan perusahaan wirausaha,” kata Suharyanto yang ditemui Jum’at (31/7). 2020) Anggota dewan kemahasiswaan yang mengetuai BSC). -Suharyanto mengatakan, upaya ini juga sejalan dengan harapan Presiden Jokowi yang berharap bisa menciptakan lebih banyak lagi start-up di Tanah Air. — Meski saat ini Indonesia memiliki 2.193 start-up, satu Decacorn, dan empat Unicorn, angka ini masih dianggap belum mencukupi.

Baca: Startup Digitels memberikan solusi hotel pintar untuk industri hotel

Presiden juga berharap startup tersebut akan menghasilkan keahlian tidak hanya dengan berkontribusi pada ekonomi digital, tetapi juga dengan menyelesaikan masalah-masalah utama di masyarakat. Pada Kamis (27/2/2020), Digital Economy Summit 2020 akan digelar di Ballroom Ritz-Carlton Pacific Plaza, Jakarta.

Suharyanto mengatakan bahwa start up selalu identik dengan informasi dan aplikasi di dunia digital. Tanggung jawab dan fungsi yang ditetapkan pada tahun 2016 adalah memberikan bimbingan, pembinaan, bimbingan dan bimbingan kepada mahasiswa yang sudah memiliki start up di bidang IT.

Ia mengatakan bahwa pembinaan meliputi pengembangan bisnis, strategi pemasaran atau digital marketing, dll, mencari investor, dll.

“Fakta menunjukkan bahwa banyak perusahaan rintisan yang sukses dan telah mengakuisisi banyak wirausaha dengan harga yang sangat tinggi atau bahkan harga yang sangat tinggi. Oleh karena itu, UBSI sangat mementingkan mahasiswa UBSI yang berminat, kata Suharyanto.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan