Pada hari pertama pemutaran, masalah virus korona tidak mengurangi minat Mariposa Movie Viewer

Reporter Tribunnews.com Bayu Indra Permana

film TRIBUNNEWS.COM-Mariposa di Jakarta ditayangkan perdana pada 12 Maret 2020. Virus Corona yang baru-baru ini dirilis di Indonesia belum melemahkan minat publik terhadap film tersebut. Pada hari pertama pemutaran, film Mariposa menarik 140.000 penonton.

Chand Parwez, produser Starvision Plus, mengatakan dia optimis bahwa film Mariposa akan disambut oleh masyarakat Indonesia.

“” Saya sangat senang dengan prestasi ini. Kita harus meningkatkan sekarang. Dalam kasus seperti ini, ini sangat penting, “kata Chand Parwez dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Senin (16/3/2020).

Baca: Kemasan virus Corona sangat rapuh jika terinfeksi , Deterjen, berikut adalah beberapa tips untuk melindungi keluarga dari Covid-19

Membaca: Setelah mengevaluasi solusi yang dapat memperlambat penyebaran virus Corona, berapa jarak sosialnya?

Membaca: Dari pasien baru, tersangka Covid-19 kembali dari Rumah Sakit Bulleleng di Italia dan lulus ujian Ba ‚Äč‚Äčndara- “Sekarang, sebagai pencipta, ini adalah kontribusi kami. Kami berharap konten dalam film Mariposa akan memungkinkan salah satu dari mereka untuk menyampaikan pesan optimis, “katanya. Film terbarunya akan menerima respons positif dari para pecinta film Indonesia.

Baca: Corona Virus Pengaruhnya, pernikahan Jessica Iskandar dan Richard Kyle ditunda – ada 140.000 penonton kemarin. Frederica .– -) Mengatakan bahwa ini adalah pencapaian yang membahagiakan bagi kita. Sekarang, kita harus selalu menjaga sikap positif dan optimis. Dia berkata: “Terima kasih audiens Indonesia. “Film Mariposa diproduksi oleh dua perusahaan produksi, Starvision Plus dan Falcon Picture.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan