Tidak ada obatnya. Jika Anda terinfeksi virus korona, berapakah persentase pemulihannya?

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Coronavirus (Covid-19) telah menarik perhatian dunia. Banyak orang khawatir atau takut tertular virus ini.

Karena proses penyebarannya sangat cepat, sejauh ini belum ada obatnya, dan tidak ada vaksin.

Virus yang relatif baru membuat virus ini lebih sulit diobati. — Pertanyaannya adalah seberapa besar kemungkinannya untuk pulih sepenuhnya setelah didiagnosis dengan infeksi coronavirus positif?

Menurut Reuters, pejabat WHO mengatakan pada konferensi pers pekan lalu bahwa tingkat kematian global untuk Covid-19 adalah sekitar 3,4%.

Membaca: Selama implementasi PSBB di Jakarta, patroli polisi meningkat

Membaca: Ketika PSBB dilaksanakan, transportasi umum dibatasi, bagaimana dengan mobil pribadi? Ini adalah kata-kata dari pembacaan Anies: Pemprov DKI Jakarta memiliki dua hari sebelum PSBB dikeluarkan – jumlahnya bervariasi dari satu negara ke negara lain. Misalnya, di Indonesia, angka kematian adalah 9%.

Namun, untuk menghitung secara akurat tingkat kelangsungan hidup, para ilmuwan perlu tahu persis berapa banyak orang yang terinfeksi.

Terutama karena pengujian ekstensif belum dilakukan, sehingga statistik sebenarnya hanya perkiraan. Perlu juga dicatat bahwa dalam wabah seperti itu, hanya orang yang tidak sehat yang dapat pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis yang benar dari dokter.

Dr Natasha S. Hochberg, seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Boston dan seorang dokter penyakit menular, mengatakan bahwa jika pasien memiliki penyakit ringan (misalnya, tanpa gejala), tes juga dilakukan , Angka kesembuhan dan harapan hidup akan lebih tinggi. Statistik kematian jelas jauh lebih rendah.

Baca: Peringatan Virus Corona, KSP: Pulang ke rumah berisiko menyebarkan penyakit di Kampung Haraman

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan