Alasan mengapa BPJS Kesehatan menghapus kategori peserta: menyediakan layanan medis yang adil dan adil

Reporter Apfia Tioconny Billy dari Tribunnews.com, Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Pemerintah berencana menghapuskan kursus peserta BPJS Kesehatan.

Rencananya adalah bahwa tidak akan ada lagi Kelas I, Kelas II atau Kelas III, dan semua standar hanya akan menjadi satu kelas.

Mr. Iqbal Anas Ma’ruf, kepala Hubungan Masyarakat Kesehatan BPJS, menyebutkan bahwa rencana untuk membatalkan kelas adalah untuk menyediakan layanan medis yang adil dan adil.

“Kelas standar adalah untuk menjamin kesetaraan dan keadilan dalam layanan kesehatan,” kata Iqbal kepada Tribunnews.com, Kamis (21 Mei 2020). Iqbal berkata: “DJSN sedang mempersiapkan, itu harus dihitung berdasarkan apa yang harus dipersiapkan.” Membaca: Kontribusi kesehatan BPJS telah meningkat lagi, nilai pengadu masih ada – rendahnya kesadaran diri

Membaca: Penghapusan Kela BPJS Kesehatan, Komite IX: Pertama mempersiapkan untuk menginstal

Baca: Puasa selama satu bulan, jangan panik selama Idul Fitri, ini adalah sedikit trik untuk menyediakan makanan untuk perut — Kemudian, Iqbal juga menjelaskan bahwa ini Distribusi kategori juga telah disesuaikan sesuai dengan Pasal 54A Presiden No. 64 (Perpres) pada tahun 2020, dan peraturan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada akhir tahun 2020.

“Dalam Pasal 54 A. Peraturan No. 64 Tahun 2020, isinya ditujukan untuk kelanjutan asuransi kesehatan, menteri dan kementerian terkait, organisasi profesi dan asosiasi lembaga medis sesuai dengan standar kebutuhan kesehatan dasar dan tingkat rawat inap Pendanaan akan menyediakan dana paling lambat pada Desember 2020, “Iqbal.

Sebelumnya, anggota Mutaqien dari Administrasi Jaminan Sosial Nasional (DJSN) menjelaskan bahwa ia berharap untuk melanjutkan tugas Pasal 23 (4) UU No. 40 tahun 2014 untuk waktu yang lama. -Isi, jika peserta perlu dirawat di rumah sakit, tingkat layanan rumah sakit ditentukan sesuai dengan tingkat standar. — “Karena itu, konsep masa depan yang ideal adalah menjadi kategori asuransi kesehatan nasional. Mutakien mengatakan bahwa tidak ada kursus rumah sakit.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan