Pemeriksaan ginekologis dapat dilakukan dalam proses standar baru, persyaratan ini

Semarang TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, memaksa perempuan untuk menunda pemeriksaan pengaduan di dalam rahim.

Tentu saja, situasi ini akan membuat wanita merasa tidak nyaman.

“Dianjurkan untuk segera memeriksa apakah ada rasa sakit dan apakah jalan lahir ibu hamil sudah tidak normal,” kata pakar kebidanan Nurul Setiyorini SpOG. Pada Selasa (23/6/2020), pemeriksaan ginekologi dan ginekologis dilakukan di Rumah Sakit Siloam di Semarang.

Jika tidak diperiksa, kondisi tersebut akan membuat hidup tidak nyaman dan mengurangi kualitas hidup, sehingga perlu untuk menemukan dan menyelesaikan keluhan yang ditemui oleh dokter kandungan di rumah sakit. -Dr. Nuru mengatakan bahwa pemeriksaan ginekologis dapat dilakukan pada periode normal baru. — “Kuncinya adalah memilih rumah sakit yang dapat mengelola rencana kesehatan dengan benar dan benar.” Membaca: Seorang wanita hamil 7 bulan di Malang meninggal karena korona, dipanggil gagal jantung dan sesak napas- 19

Rumah Sakit Siloam Rumah Sakit Semarang mengatakan bahwa selain perawatan prenatal, wanita juga mencari berbagai ketidaknyamanan terkait dengan organ reproduksi.

Masalah umum yang biasanya terjadi adalah keputihan, perdarahan di luar siklus, mengendalikan perdarahan, sakit perut, perut membesar, menstruasi tidak teratur dan perencanaan kehamilan. Dia mengatakan: “Untuk mengetahui penyebab berbagai keluhan, kami biasanya melakukan riwayat medis atau konsultasi, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan.”, Pemeriksaan fisik dalam bentuk pemeriksaan vagina.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan