Menghadapi dividen demografis, Indonesia harus menyiapkan generasi emas

Jakarta TRIBUNNEWS.COM -Populasi premium ditandai oleh peningkatan proporsi populasi usia kerja. Diperkirakan pada tahun 2045, Indonesia akan mencapai 70% dari total populasi usia produktif (15 hingga 64 tahun).

30% sisanya adalah populasi tidak produktif (di bawah 14 dan lebih dari 65). Ketika jumlah usia produktif mencapai 70%, beban pada tanggungan populasi usia produktif berkurang atau berkurang, yaitu antara 0,4% dan 0,5%. .

Baca: Kakak sepupu berbicara tentang kondisi anak dan istrinya yang dicurigai mengalami tragedi sungai: Hanya menerima

Baca: Ayah Jessica Iskandar menjadi korban berlari, Ruben Onsu: Saya sepenuhnya mengerti bagaimana perasaannya membaca: Memerangi narkoba, Vitalia Sesha membawa ternak ke kasus korupsi ketika mengambil foto dengan polisi. Dapat mengganggu usia produksinya. Menurut data yang dirilis pada tahun 2014 oleh beban ganda penyakit dan profil negara NCD WHO, tingkat kematian yang disebabkan oleh PTM telah meningkat tajam. Jika tingkat kematian yang disebabkan oleh PTM hanya mencapai 58% pada tahun 1990, angka ini mencapai 71% pada tahun 2014.

Selama seminar nasional yang diselenggarakan bersama oleh PP Aisyiyah dan Yayasan Beasiswa Abhipraya Insan (YAICI) di Indonesia, Dr Kirana Pritasari MQIH dari Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa kejadian status gizi, stunting, dan kekurangan gizi semuanya menurun . “Tetapi angka ini masih lebih tinggi dari toleransi Organisasi Kesehatan Dunia. Toleransi Organisasi Kesehatan Dunia terhadap gizi buruk adalah 10%, dan keterlambatan perkembangan adalah 20%. Meskipun kita masih di 30%, itu masih lebih tinggi daripada toleransi. Ini telah mengarah pada solusi masalah gizi, yang telah menjadi masalah gizi. Jadi, misalnya, jika anak-anak kita 22 juta dan tingkat stunting adalah 30,8%, jumlah ini lebih besar daripada populasi Singapura, “kata Kirana.

Pemerintah sendiri telah mengembangkan lima strategi untuk mengurangi dan mencegah stunting.Tujuannya adalah untuk mengurangi stunting hingga 14% pada tahun 2024, termasuk salah satu langkah prioritas untuk stunting yang diterapkan di 260 kabupaten / kota

Selain itu, harus ada kampanye kesehatan dan gizi dan pendidikan berbasis masyarakat, serta pendidikan gizi yang dipimpin oleh PP Aisyiyah dan konsumsi susu kental manis yang masuk akal. Kirana berkata: “Susu kental manis adalah rasa yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak kecil. Minumlah sebagai minuman sebelum tidur, jadi bukan untuk keperluan nutrisi.

Intan Fauzi, anggota Komite Kesembilan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, kadangkala mengutarakan peran pendidikan dan sosialisasi kesehatan di masyarakat. Untuk susu kental, seperti pendidikan langsung, masalah harus dilakukan kepada masyarakat. Ada peraturan, sehingga produsen dan distributor harus Terapkan. Konsumen sekarang harus dapat menentukan bahwa susu kental manis tidak termasuk dalam kategori susu, “kata Intan.

Untuk menerapkan peraturan dengan benar, fungsi pengawasan juga harus dioptimalkan. “Kami selalu mengatur rapat kerja dan rapat kerja terbatas. Dari sana, jika ada masalah, silakan diskusikan. Adapun pergerakan makanan, BPOM akan bertanggung jawab dan akan ada departemen aksi,” jelas Intan. “Meskipun YAICI percaya bahwa kampanye pemilihan dan sosialisasi tidak diterima oleh masyarakat Indonesia, itu membatasi media berita untuk mempromosikan makanan dan makanan dari para produsen ini. Kampanye kesehatan skala besar untuk minuman tidak selaras dengan produk gula terkonsentrasi

Arif Hidayat, presiden YAICI, menjelaskan bahwa produk gula pekat telah dipromosikan dalam iklan sebagai minuman susu selama hampir seabad, yang telah menyebabkan kesalahpahaman di masyarakat, di mana 54% dari produk gula dapat diberikan kepada bayi Minum susu dengan balita, terutama di Kendari dan Batam, satu anak meninggal karena kekurangan gizi karena konsumsi susu kental manis.

“Pemerintah melewati badan pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada tahun 2018 Pada Oktober 2015, PERBPOM No. 31 tahun 2018 pada label makanan olahan dirilis. Label dan label telah diperbaiki. Sayangnya, pengawasan aplikasi lapangan belum optimal. “

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan