BNPB mengharuskan warga untuk waspada terhadap berita tentang virus korona

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Biro Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta warga yang memiliki informasi untuk mengakses informasi terkait epidemi virus Coron-19 melalui jejaring sosial.

BNPB mengatakan bahwa sejak 23 Januari tahun 2020, dilaporkan bahwa ada 138 penipuan terkait penyebaran virus korona di media sosial. Sebagai contoh, arus informasi melaporkan bahwa ada 280 jamaah haji dari jemaah haji dari Negara Bagian Palen dan Makassar, dan jemaah haji mereka dinyatakan positif menggunakan coronavirus mengutip Dr. Achmad Yurianto, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan, Informasi Agus Wibowo, data bencana BNPB, dan penanggung jawab Pusat Informasi dan Komunikasi menyatakan bahwa informasi itu tidak benar. Dia mengatakan penipuan lebih berbahaya daripada penyebaran sebenarnya dari epidemi virus. Argus mengatakan: “Melalui media sosial, pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab telah menyebarkan ketakutan dan ketakutan secara luas ke tangan publik.” Pameran Pameran Motor Jenewa 2020 dibatalkan karena virus korona

dia mengatakan bahwa masyarakat disarankan untuk tidak nakal. Berita itu provokatif, dan Anda tidak boleh mempublikasikan atau bahkan menyebarkan lelucon ke publik dengan cara apa pun. -Publik dapat lebih meningkatkan kesadaran diri dan kemampuan persiapan melalui gerakan hidup sehat komunitas (Germas).

Baca: Karena pengaruh Corona, Hyundai menunda rilis generasi berikutnya i20 dan menutup pabrik di Ulsan

Dia berkata: “Kami kedinginan, kami memakai topeng untuk menghormati orang lain, sehingga kami ada di sekitar Orang tidak akan terinfeksi. “Baca: Korona korona pertama Australia adalah penumpang Princess Diamond

tentang cara menemukan persiapan virus korona di tautan berikut di situs web Departemen Kesehatan:

https://www.kemkes.go.id/article/view/2001290 0002 / Pengobatan dengan Infeksi-Novel-Coronavirus.html-dalam kerangka kerja Kementerian Komunikasi dan Laporan Informasi tentang penipuan C orona atau Covid -19 kaleng dapat dilihat pada tautan berikut:

http: // // library.bnpb.go.id/index.php? p = show_detail & id = 1863

WHO pada 1 Maret 2020, wabah yang disebabkan oleh virus korona telah menyebar di 59 negara, menewaskan 2.976 orang, jumlah kasus yang dikonfirmasi terinfeksi virus adalah 86.927 . — Lima warga negara yang terinfeksi korona setelah Cina adalah 3.526 di Korea Selatan, 1.128 di Italia, 593 di Iran, 239 di Jepang, dan 79.968 di China saja.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan