Selama pandemi Covid-19, para ahli psikosomatis merasa cemas: musik bisa menenangkan Anda

Reporter Tribunnews.com Reza Deni melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pakar psikosomatis Dr. Rudi Putranto percaya bahwa mendengarkan konser yang menyenangkan dapat meningkatkan perasaan dan efek menenangkan, terutama pada pandemi Covid-19. Rudi dalam siaran BNPB, Minggu (21/4/2020), mengatakan: “Konser dengan tempo lambat atau lambat membuat orang rileks.” Musik juga akan membantu mengontrol tingkat stres.

Baca: Mengatasi depresi pascapersalinan

Demikian pula, jika seseorang melacak stres dengan bernyanyi.

“Ini sangat membantu. Kalau mendengarkan musik dan bernyanyi bersama, lanjutnya.” Rudy juga menyebutkan aktivitas positif lainnya selain mendengarkan musik, antara lain memasak, menulis, atau berolahraga.

Membaca: Menemukan kedamaian batin melalui meditasi, bagaimana saya memulainya?

Bacaan: Stres dapat menyebabkan gatal-gatal dan ruam

Bacaan: Stres karena “Cocoa Isn’t a Baby” Kekei tanpa makan selama tiga hari-kegiatan ini akan membantu seseorang menghentikan pemikiran negatif.- — “Beberapa zat negatif tersimpan di otak kita. Jika dipikir-pikir lagi, berbagai organ akan hancur, misalnya akan memicu detak jantung, sesak napas, sakit perut, terutama kekebalan tubuh. Sistem, “pungkasnya.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan