Pengurangan hormon dan trauma dapat menurunkan libido wanita

Laporan reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Hambatan menikmati seks tergolong masalah kesehatan seksual yang banyak dihadapi perempuan. 8 dari setiap 10 wanita mengalami gangguan hasrat seksual, terutama bagi wanita yang akan menopause. Binsar mengatakan dalam talkshow langsung dengan Tribunnews.com, Kamis (9/7/2020).

Baca: WHO mengeluarkan pedoman baru untuk perjanjian kesehatan, ketika wanita yang tidak mau menyebarkan virus corona melalui udara mendekati menopause, libido mereka menurun karena estrogen (hormon seks wanita) menurun.

Ketika estrogen berkurang akan mempengaruhi bentuk tubuh wanita, jika kondisi fisiknya tidak baik maka libidonya akan menurun. baik. ut berkurang.

Dr. Binsar berkata: “Estrogen tidak berkurang, tetapi berkurang secara signifikan, sehingga menghentikan proses pembentukan telur, metabolisme tubuh hancur, dan penyakit dapat terjadi.” Ini mungkin disebabkan oleh diabetes atau tekanan darah tinggi. Disebabkan oleh penyakit, yang membuat kehidupan seks dengan suaminya menjadi malas. Binsal mengatakan: “Cara ini tidak cocok dan akhirnya menimbulkan kemalasan dalam perilaku seksual.” Terakhir, masalah psikologis juga dapat mempengaruhi gairah seksual perempuan, terutama dalam kasus trauma di masa lalu. Misalnya, rasa sakit saat berhubungan seksual juga bisa mengurangi gairah seksual wanita.

Baca: Dr. Reisa memberikan nasihat tentang bagaimana cara berolahraga dengan aman di tempat umum. Pengalaman seksual, trauma masa lalu sangat mempengaruhi bentuk seksual saat ini. Binsal berkata: “Jika ada masalah atau konflik psikologis, itu juga akan membuat wanita malas berhubungan seks.” Seseorang di lingkungan sekitar menyelesaikannya bersama-sama, sehingga diperlukan bantuan pasangan juga. “

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan