Untuk mengecek kehalalan vaksin Covid-19, MUI pun langsung mendatangi China

Reporter Tribunnews.com Rina Ayu melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia sudah memasuki tahap akhir untuk membeli vaksin Covid-19 buatan China, yakni Cansino, G42 / Sinopharm dan Sinovac. Mulai November 2020.

Dari siaran pers Departemen Koordinasi Maritim yang dikutip Tribunnews.com, Senin (12/10/2020), Anda bisa melihat fasilitas produksi perusahaan di China serta kualitas vaksin halal Sinovac dan Cansino, salah satunya oleh Elements BPOM Tim inspeksi yang terdiri dari Kementerian Kesehatan, MUI dan Bio Farma akan melakukan perjalanan ke China pada Rabu, 14 Oktober 2020. Diketahui bahwa vaksin China dari ketiga perusahaan ini telah memasuki tahap akhir dari uji klinis fase ketiga dan memperoleh izin penggunaan darurat (UE) di banyak negara / wilayah.

Lihat juga: Menlu Retno berjanji akan bekerja sama di London dan Swiss dengan pesawat, vaksin Covid-19

Cansino sedang menjalani uji klinis fase 3 di China, Arab Saudi, Rusia dan Pakistan. G42 / Sinopharm telah melakukan uji klinis Fase III di Cina, Uni Emirat Arab, Peru, Maroko dan Argentina.

Baca juga: Pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China, Lucht bahas investasi vaksin Covid-19

Sedangkan Sinovac sudah dilakukan di China, Indonesia, Brazil, Turki, Bangladesh, dan Chile. Uji klinis fase ketiga.

Pada Juli 2020, ketiga perusahaan ini memperoleh izin penggunaan darurat dari pemerintah China. Pemerintah UEA juga memberikan otorisasi penggunaan darurat kepada G42 / Sinopharm.

Data vaksin G42 / Sinopharm akan berasal dari data uji klinis di UEA, karena diproduksi di UEA.

“Honesti Basyir, Managing Director Bio Farma, Halal vaksin Sinovac dan Cansino, mengatakan:” Dengan ikut serta dalam proses produksi vaksin halal G42 melalui MUI, kami akan mendapat jaminan. / Sinopharm MUI Abu Dhabi belum menyatakan vaksin sebagai H42 Halal masalah apapun. “

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan