Tindakan untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu hamil ke bayi

Jakarta, Reporter Tribunnews.com Apfia Tioconny Billy melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Hepatitis B dapat menular melalui cairan tubuh dan darah, serta dapat menular dari ibu hamil ke janin. Kurangi penularan dari ibu ke anak. , Kemudian meminta ibu hamil untuk menjalani pemeriksaan antenatal (ANC) atau pemeriksaan kehamilan.

Dr Wiendra Waworuntu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Langsung Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, menjelaskan selama prenatal care dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk hepatitis B yang merupakan langkah awal yang diharapkan. “Terkait sifilis dan infeksi HIV,” kata Wiendra dalam webinar bersama Kementerian Kesehatan, Selasa (28/7/2020).

Kemudian, anak yang lahir dari ibu hepatitis B di bawah 24 tahun harus segera divaksinasi, selain itu HB1 harus rutin divaksinasi saat bayi berusia 2 bulan, dan HB2 Wiendra sebaiknya divaksinasi saat bayi berusia 3 bulan. “HB3 yang berusia 4 bulan adalah rencana unggulan pemerintah dan satu-satunya cara untuk mengurangi hepatitis.” Sebelumnya, Achmad Yurianto, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) (Dirjen), mengatakan bayi bisa mengalami tipe B dalam waktu 24 jam. Kemungkinan penularan hepatitis dari ibu ke anak mencapai 95%.

“Model pengendalian ini diharapkan dapat menularkan hepatitis B dari ibu ke bayi ke bayi dengan kemungkinan mencapai 95%,” kata Yuri Anto.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan