Cegah ketegangan mata yang disebabkan oleh penggunaan perangkat digital selama pandemi

Reporter Tribunnews.com melaporkan Chairul Arifin

MANADO TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi, sesuai rekomendasi pemerintah, masyarakat diimbau untuk lebih banyak beraktivitas di rumah. Untuk itu, mereka akan melakukannya dengan gadget sendiri dan dua komputer Lebih banyak interaksi dan laptop. , TV, ponsel. Ini akan menimbulkan risiko besar bagi kesehatan mata.

Salah satunya adalah meningkatnya kasus computer vision syndrome selama pandemi Covid-19.

Dr Novita S Satolom SpM, Dokter Spesialis Mata dari Rumah Sakit Siloam, Manado mengatakan, tentunya setiap aktivitas berhubungan dengan gadget mulai dari belajar, sekolah hingga hiburan online.

Tentu saja, tingkat penggunaan gadget sangat tinggi selama pandemi.

“Sudah lama mata tertuju pada gadget, yang berujung pada computer vision syndrome.” Ujarnya saat Webinar Kuliah Kesehatan Manado di RS Siloam, Jumat (28/8/2020). . -19

Dr. Novita menjelaskan, Computer Vision Syndrome adalah kelelahan mata akibat penggunaan perangkat digital dan menunjukkan gejala gangguan mata akibat penggunaan berbagai aksesoris (seperti komputer, laptop, dll). Blet, TV dan handphone, akibatnya mata akan bekerja lebih keras, mata tidak bisa dikoreksi dengan benar, dan postur tubuh saat melihat kurang tepat.

“Gejalanya bisa berupa mata panas, mata merah, mata kering dan Novita berkata:” Mata berair. “Tidak hanya itu, gejala lain mungkin termasuk penglihatan ganda, miopia dan pusing.

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan