IDI mengembangkan pedoman untuk layanan medis digital

Laporan reporter Tribunnew.com Apfia Tioconny Billy-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kemajuan teknologi membuat layanan kesehatan digital dapat diakses melalui telepon genggam kapan pun dan di mana pun. Pemerintah melarang orang meninggalkan rumah mereka. Kecuali untuk keadaan darurat yang harus terjadi di institusi medis. — “IDI bekerja sama dengan MKEk untuk mengembangkan panduan rinci, yang juga menerbitkan fatwa yang mendorong penggunaan teknologi digital untuk mempromosikan layanan kesehatan,” kata Daeng dalam webinar bersama dengan Aido Health, Kamis (6/1). / 8/2020). -Baca: Presiden IDI mengungkapkan manfaat menggunakan layanan medis digital-Sebagai bocoran, arahan akan mengontrol layanan medis digital, dan dokter yang memberikan layanan medis melalui aplikasi harus memiliki tempat praktik. -Pedoman juga mengingatkan kita bahwa layanan medis digital tidak dapat menggantikan rumah sakit, tetapi hanya dapat melengkapi konsultasi publik dengan dokter. Bentuk digital perlu didasarkan pada institusi medis sehingga dokter yang bersangkutan memiliki tempat pelayanan kesehatan di klinik atau institusi medis swasta. Daeng .

Karena harus memiliki tempat praktik, dokter yang mengikuti layanan medis digital harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

Poin penting lainnya yang disusun oleh orang lain IDI dalam pedoman digital pelayanan kesehatan terkait dengan keamanan data pasien, khususnya riwayat kesehatan pasien. Ini adalah hal terpenting di institusi medis, bukan di platform digital. Anugerah yang luar biasa

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan