Kabar gembira, peserta BPJS Kesehatan yang diberhentikan berhak mendapatkan bantuan iuran

Jakarta, Wartawan TRIBUNNEWS.COM Ratih Waseso-Meningkatnya kasus pemecatan (PHK) saat pandemi Covid-19 membuat peserta BPJS Kesehatan melakukan perubahan jenjang kepesertaan. Bapak Iqbal Anas Ma’ruf, Kepala Humas BPJS Kesehatan, mengakui memang ada transfer data dari peserta BPJS Kesehatan, dan orang-orang tersebut sudah mubazir. Peserta termasuk dalam kategori penerima iuran jaminan kesehatan (PBI-JK).

Baca: Pandemi Covid-19 Menyebabkan Harga Mobil Bekas Turun, Yakni Rp 70 Juta Mobil Multi Pilihan

“Soal Data Memang Ada Transfer Data dari Peserta yang Dibubarkan Dan di regulasinya, “Bisa masuk dalam bagian PBI-JK. Definisi regulasinya begini,” jelas Iqbal dihubungi Kontan.co.id, Kamis (18/6/2020). Rekan profesional-Namun, Iqbal juga menambahkan, jika peserta kembali bekerja, ia dapat kembali menjadi Peserta Pekerja Tunjangan Gaji (PPU).

Ada sekitar 400.000 peserta yang di-PHK, menurut Iqbal, orang-orang tersebut sudah masuk BPJS Kesehatan. Menurut Iqbal, orang-orang tersebut telah diikutsertakan dalam program “Penerima Bantuan Iuran (PBI)”. Program PBI APBN memiliki 95.897.122 peserta, sedangkan program PBI ABPD memiliki 34.216.520 peserta. -PN saat ini 17.727.915, lalu PPU-BU adalah 37.613.893, kemudian PBPU wiraswasta 30.189.487, dan non-staf 5.042.330. Laid-off dapat dimasukkan dalam penerima bantuan donasi

Leave a comment

login s128_sabong ayam judi taruhan_adu ayam judi taruhan